Begitu pentingnya ASI bagi bayi, sampai-sampai dalam agama pun (Islam) seorang ibu diperintahkan untuk menyusui anaknya hingga usia 2 tahun. Karena menyusui anak ini, selain bisa bermanfaat bagi pertumbuhan bayi, juga bisa mempererat hubungan emosional antara ibu dan bayi. Untuk itu, dalam artikel kali ini akan memberikan informasi tentang cara menyusui yang benar dan manfaat ASI bagi pertumbuhan bayi sebagai berikut :

– Bagi ibu menyusui, maka posisikan diri bunda senyaman mungkin dan rileks kan diri bunda. Caranya supaya bunda lebih nyaman, misalnya bisa dengan cara bersandar atau diganjal badan bunda dengan menggunakan bantal.

– Setelah posisi bunda merasa nyaman, lalu gendong dan pegang kepala bayi dengan satu tangan dan pertahankan posisi payudara bunda dengan tangan bunda yang lain. Kemudian dekatkan muka bayi ke payudara bunda. Dan pastikan tubuh bayi menempel betul dengan tubuh bunda.

– Berikan rangsangan pada daerah bibir bawah bayi dengan menggunakan puting susu bunda. Hal ini bertujuan supaya mulut bayi terbuka lebar. Lalu biarkan bayi memasukkan areola (seluruh bagian gelap di sekitar puting payudara bunda) ke dalam mulut bayi.

– Bayi akan mulai menggunakan lidahnya untuk menghisap ASI. Dalam hal in, bunda tinggal mengikuti irama menyedot dan menelan ASI yang keluar.

– Ketika bunda ingin mengakhiri atau berpindah ke payudara lainnya, maka letakkan satu jari bunda ke sudut bibir bayi, nantinya bayi akan melepaskan isapan dengan sendirinya. Jangan pernah tiba-tiba melepas mulut bayi atau menggeser payudara. Karena hal ini akan membuat bayi bunda menjadi rewel dan akan sulit untuk menyusui lagi nantinya.

– Biarkan bayi mengatur sendiri seberapa cepat ia akan menyusui. Perlu bunda ingat, tidak ada batasan waktu pasti saat menyusui.

– Kapankah bunda harus mulai berpindah payudara? Dalam hal ini, bunda bisa merasakan payudara akan menjadi lunak setelah bayi menyusui di satu payudara. Dengan melakukan tindakan menyusui secara bergantian bisa mencegah payudara yang belum digunakan menjadi nyeri.

– Bagaimana cara untuk mengetahui bahwa bayi masih ingin menyusui? Caranya sama seperti cara-cara sebelumnya, yakni ketika bayi masih ingin menyusui, maka bayi akan memasukkan areola ke dalam mulutnya dan kembali menghisap. Sedangkan jika bayi sudah merasa kenyang, maka bayi akan berhenti dengan sendirinya.

– Lalu setelah bayi bunda kenyang, maka tepuk lah secara pelan-pelan di sekitar punggung bayi, dan biarkan bayi mengeluarkan sendawa.

Manfaat ASI Bagi Pertumbuhan Bayi

1. Merupakan Sistem Kekebalan Tubuh Bayi Yang Lebih Kuat

Pada ASI ini mengandung zat antibodi pembentuk kekebalan tubuh yang mampu membantu melawan virus dan bakteri. Sehingga bayi yang diberi ASI berisiko lebih kecil untuk terserang berbagai penyakit, seperti meningitis, sindrom kematian bayi mendadak, infeksi saluran pernafasan, infeksi telinga, alergi, asma, dan diare. Selain itu bayi yang diberikan ASI juga berisiko lebih rendah untuk mengalami diabetes tipe 2 dan obesitas nantinya, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif.

2. Meningkatkan Kecerdasan Pada Bayi

Selain bisa memperkuat hubungan emosional antara bunda dengan bayinya selama proses menyusui akan turut memberikan kontribusi positif, menurut para pakar kesehatan asam lemak yang terdapat pada ASI ini memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kecerdasan otak bayi. Serta berbagai penelitian juga menunjukkan pernyataan bahwa bayi yang memperoleh ASI, akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang tidak memperoleh ASI.

3. Terdapat Kandungan Kolesterol Yang Cukup Banyak

Bagi orang dewasa, kolestrol ini merupakan asupan yang tidak baik bagi kesehatan. Akan tetapi sebaliknya bagi bayi, justru kolesterol ini sangat dibutuhkan bayi untuk menunjang tumbuh kembangnya, dan pada ASI, kolesterol ini banyak sekali ditemukan.

Demikianlah untuk informasi kali ini semoga ada guna dan manfaatnya, khususnya bagi para calon ibu atau ibu yang sedang menyusui.